Jumat, 19 Februari 2016

Berjuang bersama mengejar setiap mimpi

Adakah wanita ingin menikah dengan lelaki yang belum mapan?
kemapanan itu bukan syarat pernikahan. Kemapanan sifatnya relatif, bisa didefinisikan, ditargetkan dan...Diperjuangkan bersama-sama.

Karena sifatnya relatif maka Standar setiap orang bisa berbeda-beda.
Maka kamu sendirilah yg harus mendefinisikan arti kemapanan itu sendiri. Setelah di definisikan, ditargetkan...lalu Diperjuangkan untuk dicapai.
Disini nanti kamu akan merasakan begitu hebatnya pertolongan Allah.

Jadi, jangan pernah menjadikan kemapanan sbg halangan kita menuju jenjang pernikahan.

Selama niatnya sudah kuat, sudah siap mental utk membangun pernikahan, sudah siap ilmunya, siap utk terus belajar juga berubah menjadi lebih baik, sudah mandiri, dan dapat restu dari Ortu. Daaan tentu saja terakhir, sudah ada calon yang diyakini...Tunggu apalagi? Maju saja...In syaa Allah akan dimampukan, dikayakan dengan CaraNya.
Karna Rezeki dari Allah, jangan pernah takut

Dan sungguh beruntung seorang lelaki yg mendapatkan pendamping yang siap menemani untuk berjuang dari bawah untuk mengejar setiap mimpi.


Wanita mau dinikahi oleh lelaki mapan itu sudah biasa
Tetapi, yang mau berjuang dari bawah membangun rumah tangga dengan suaminya itu LUAR BIASA DAN LANGKA 💕

Lelakiku

Tak pernah berharap akan kesempurnaan fisik ataupun dunianya.

Mungkin dia yang indah bola matanya.
Entah hitam, coklat atau birukah warnanya tidaklah penting.
Yang memposana ialah ketaatannya karna rasa cintanya kepada Allah dan Rasulullah

Bukanlah yang aku sebut-sebut dalam bait do'a ialah dia yang tampan menawan
Tidaklah aku mengulang nama yang sama disetiap do'a yang kupinta kecuali satu kata.
Kata yang mewaliki semua kebaikan agama dan dunia.
Dan aku bertahan utk tetap selalu menyebutnya

Walaupun dunia menawarkan kemegahannya. Aku tetap setia menantinya. Karna bagiku penantian ini bagaikan memiliki separuh dunia.
Aku tak berharap ia seorang pujangga, Hanya berharap seorang yang beriman dan bertaqwa.
Dan dengan keimanan kita akan  membangun cinta Karna_Nya.

kata yang aku harapkan bisa dinisbatkan kepadanya.
Lelaki "Shalih" yang Allah ridhoi agama dan akhlaknya.
Yang aku harapkan menjadi teman hidup yang bisa membantuku menta'ati perintah Illahi, membawa aku menuju surga Allah, yang bisa membimbing aku menjadi wanita lebih baik

Allahu musta'an


Rabu, 03 Februari 2016

Surat untuk Calon Ibu mertuaku


Untukmu Calon Ibu Mertuaku ..
wahai ibu ketahuilah,
aku bukanlah seorang wanita yg sempurna
bukan seorang yg berwajah cantik dan lembut
aku adalah seorang wanita yg sederhana dengan penampilan yg sederhana
aku juga bukanlah wanita yg cerdas ..

Ibu
Izinkan aku untuk bisa mendampingi anakmu dalam suka maupun duka,
Izinkan aku untuk merawatnya,menyanyanginya.

Ibu
maaf jika diriku yg banyak kekurangan ini ingin menjadi istri dari anak lelakimu
aku bukanlah wanita yg pandai mengurus rumah tangga
justru darimulah kelak aku belajar menjadi seorang menantu sekaligus istri dan juga calon ibu yg baik

Ibu
Tak ada niat sedikitpun untukku membuat anakmu jauh darimu, kelak
justru aku ingin, anakmu bisa menjadi anak sekaligus imam yg dapat bersikap adil trhadap ibu dan istri

Ibu
maaf jika kelak ada sikap ataupun perilakuku yg membuatmu kecewa ataupun tidak berkenan dihati ..
nasihatilah aku, jika aku salah
peluklah aku,  kala aku sedang gundah
anggaplah aku bukan menantu, melainkan anakmu sendiri

Ibu
maaf jika aku trlalu berlebihan dalam meminta ..
jangan kaget jika suatu saat sifat burukku mmbuatmu kecewa
izinkan aku menyayangimu seperti aku menyayangi ibu yg melahirkanku
semoga aku bisa menjadi anak sekaligus menantu yg baik untukmu, meskipun tidak sesempurna yg kau mau
Maafkan aku ibu
Semoga engkau bisa menerimaku sebagai menantumu